Wanita dan Object

June 21, 2008 in inti sari

Baru-baru ini saya membahas tentang perilaku masyarakat di indonesia yang semakin vulgar, terbuka (dalam segi negative), dan semakin berani mempertontonkan sesuatu yang berbau pornografi dengan roommateku. Contoh-contoh ini banyak berkelebatan di Indonesia. Contohnya saja film ML yang notabene meniru film american pie, majalah-majalah yang mengumbar hubungan seks dengan pasangan (kenapa tidak menyebut suami or istri instead of pasangan?), Dewi persik yang mengumbar badannya dengan baju-baju seksi dan goyangannya. Saya sendiri tidak menyangka bahwa perkembangan budaya indonesia yang sopan dan terkenal dengan ketimurannya bisa hampir menyamai “kenorakan” bangsa barat.

Di Belanda sini ada tayangan khusus untuk selingan Euro Champioen. Judul tayangannya itu “EK Lingerie” (means: Euro champioen lingerie) yang mana di EK lingerie ini terdiri dari 8 group dari berbagai negara di europe. setiap group terdiri dari 5 cewek yang pake lingeri…(tahu kan lingerie itu apa…).
Dan apakah mereka ini sebenarnya bisa bermain sepak bola? TENTU TIDAK! Coba saja liat cara mereka nendang bola, menangkap bola, reflects dll dll. Tanya deh ama om google.

Dijamin yang ngelihat kebanyakan dari kaum ADAM! Pornografi dimana mana. Dan siapakah object penderitanya? KAUM HAWA lah objectnya! Mereka dijadikan umpan untuk menjadikan rating mereka naik. Hanya saja karena ini sudah menjadi kebiasaan sehari-hari sehingga mereka sendiri tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka telah menjadi sebuah object. Dan lebih tepatnya sebagai symbol SEKS.

Astaghfirullah!

Coba perhatikan foto Siti Nurhaliza diatas. Dengan bajunya yang sopan, tertutup, dan rapi….dia terlihat begitu anggun. Dan tetap saja dia menjadi penyanyi favorit di Malaysia dan Indonesia. Tanpa perlu memamerkan keindahan tubuh or whatsoever it is.

Dia dilihat karena capabilitasnya di bidang tarik suara dan bukan karena baju or lekuk tubuh yang semlohe!

Sekarang coba bandingkan dengan yg ini

Gimana? Beda gak feelnya? Waktu ngelihat foto yang kedua ini, arah pikiran langsung tertuju ke ajang nafsu dan seks. Mereka dilihat sebagai seseorang yang berbadan bagus, seksi, dan mengundang nafsu.

OBJECT SEKS!

Boleh disimpulkan juga, sewaktu kita melihat foto yang pertama (siti nurhaliza), mengajak kita untuk berpikir lebih dalam dalam menganalisa seseorang. Kenapa Siti Nurhaliza digandrungi oleh banyak orang. Ok. Siti cantik, manis, dan sedap dipandang. Tapi kalau cuman itu…banyak juga artist-artist yang cantik…contoh si Cinta Laura, Krisdayanti, Luna maya, dll tapi kenapa Siti terkenal baik di Malaysia maupun Indonesia…dan mungkin juga di negara-negara lain…who knows.

Ternyata, Siti mempunyai kelebihan dalam bidang tarik suara. Lagu-lagunya enak…suaranya enak…dan yang lebih penting lagi…Siti menjaga perilakunya dan sopan santunnya. Aku pernah terkesan dengan respon siti kepada salah satu penggemarnya pada saat siti konser di indonesia (kalau gak salah, udah lama banget soalnya). Siti diberi bunga oleh salah satu penggemarnya…dan si MC en penonton kemudian berteriak…”cium..cium”. Tapi tahu apa yang dikatakan Siti…”saya kasih hadiah sebuah lagu saja ya”. Dan sejak saat itu saya terkesan kepada Siti.

Cantik, Suara merdu, Anggun dan Bersahaja itulah yang bisa kugambarkan dari Siti.

Berbeda dengan mbak-mbak di foto kedua. Melihat pertama kali saja saya sudah membayangkan yang tidak-tidak. Dan tentu saja saya tidak mau berpikir lebih dalam lagi apakah mereka mempunyai kelebihan yang lain….apakah inner beauty mereka dkk. Saya jadi berpikir, apa teman-teman saya yang berlabel ADAM tidak akan terangsang oleh foto yang seperti ini ya?

Sekarang kalian sendiri bisa memilih, kalian (kaum HAWA) ingin dilihat sebagai seorang wanita dengan talentanya….ataukah kalian ingin diliat sebagai sebuah OBJECT.

Happy thinking :)

Aisyah