…Agamaku…Negaraku…Nasibmu…
July 19, 2008 in Daily Shoutout, Living Thought
Assalamualaikum ya Akhi ya Ukhti,
Post kali ini tidak berbeda jauh dari post sebelumnya yaitu tentang Ghazwul Fikr. Tapi disini saya ingin memberikan contoh nyata beberapa cara invasi pemikiran dan bagaimana dampaknya.
Saya sendiri ngeri waktu bisa menemukan contoh-contoh nyata tersebut. Apakah kita semua ngeri waktu mengetahuinya? Semoga saja siapapun yang membaca post ini bisa merasakan “kengerian” yang saya alami. Amien.
Merusak akhlak lewat media informasi
““Dia mungkin tidak akan terkejut jika Anda mengajaknya ke tempat Anda di malam kencan pertama,” Beland berkata. Tapi apakah Dia akan mengatakan Ya? “Kebanyakan wanita mau melakukannya setelah beberapa kali berkencan dan ia merasa nyaman serta percaya pada Anda. Kalau terlalu terburu-buru, dia khawatir Anda akan menganggapnya sebagai seorang wanita gampangan,” kata Mariska Lubis, pengasuh rubrik Tanya Mariska di majalah Men’s Health Indonesia. ”
Informasi ini saya dapatkan dari kompas.com dari salah satu artikelnya yang berjudul “Agar si Dia liar di tempat tidur“. Membaca judulnya saya kira ini adalah tips dan trik “memesrakan” hubungan suami istri dengan anjuran makan, minum, dan olahraga tertentu. Tapi, ternyata selidik punya selidik…justru cuplikan paraghraph diatas yang saya temukan. Saya langsung berpikir,
“gak salah nih artikel??? Emang di indonesia udah separah inikah? Kencan dan hubungan seks bebas? Sudah seperti gaya seks orang barat aja. Mana budaya ketimuran kita yang kita bangga-banggakan itu!”. Sempat juga saya ingin berteriak, “Hai para pembuat artikel! Pikir-pikir dong kalau mau bikin artikel! Bukannya tips dan trik itu adalah saran buat para pembaca? Dan kalau begini ceritanya…waduuuhh…jadi apa orang-orang yang membaca ini?!!!”
Untungnya saya bisa menenangkan diri saya yang agak meletup-letup ini. Sabar…sabar…(eh sabar kan matinya ngenes…idiiiihhhh ). Tapi saya jadi ingat, emosi yg meletup-letup itu juga salah satu tujuan ghazwul fikr. Orang-orang itu justru senang pada waktu kita emosi dan melakukan tindakan anarkis karena image kita semakin hancur. Tenang-tenang…..
Pembodohan lewat false information
Ini seringnya terjadi pada beberapa islam extrem, kuno, dan orthodoks. Mereka lebih suka menutup mata dan telinga mereka akan perkembangan ilmu dan teknologi apalagi jika itu sudah berhubungan dengan dunia barat. Teknologi apapun dari dunia barat (Amerika khususnya) akan mereka tolak mentah-mentah untuk dipergunakan atau dimanfaatkan.
Nah, ini yang membuat masyarakat islam kurang berkembang teknologinya. Mereka lebih suka dengan keadaan sederhana. Sebenarnya menolak teknologi amerika boleh-boleh saja, dan ingin hidup sederhana juga bukanlah hal yang salah. Tetapi, semuanya juga harus didampingi dengan pencarian ilmu. Misal, kita tidak ingin memakai teknologi amerika, ya marilah kita mencoba membuat teknologi kita sendiri yang menyerupai dan bahkan bisa menyaingi teknologi amrik. Misal, kita ingin hidup sederhana, boleh-boleh saja asal hidup sederhananya seperti para sahabat…sederhana tapi kaya raya….sehingga bisa membantu orang-orang yang lemah…dan bisa membantu di kala dibutuhkan.
Intinya, boleh-boleh saja memusuhi negara2 barat terutama musuh islam tetapi musuhilah mereka dengan strategi-strategi yang terencana juga. Misal, memboikot produksi israel (Starbucks, hema, l’oreal, pickwick, dll dll dll). Tunjukkan identitas seorang muslim sejati. Marilah kita sebagai umat muslim bersatu dalam memerangi mereka…bukan bergerak sendiri-sendiri seperti sekarang ini. Misalnya aja, coba jika semua negara penghasil minyak memblokir pengiriman minyak ke amrik….wah mereka bisa-bisa kebakaran jenggot bin gosong….dan mati terkaparlah dia.
Penyimpangan ajaran Islam dengan invasi organisasi dan ajaran baru
Senin, 31 Maret 2008 aktivis “Islam” liberal Siti Musdah Mulia mengatakan, lesbian dan homosekstual diakui dalam Islam. Homoseks-Homoseks dan homoseksualitas bersifat alami (wajar) yang diciptakan oleh Allah, seperti itu diizinkan dalam Islam, dan bahwa pelarangan homoseks dan homoseksualitas hanya merupakan tendensi para ulama. Demikian salah satu ucapan Musdah Mulia dalam sebuah diskusi di Jakarta pada hari Kamis, 27 Maret 2008. Diskusi itu diorganisir oleh LSM Arus Pelangi. Perlu diketahui, bahwa Arus Pelangi dibentuk pada tanggal 15 Januari 2006 di Jakarta dengan kantor secretariat di Jalan Tebet Dalam 4 no 3 Jakarta Selatan. Arus Pelangi, adalah LSM tempat mangkalnya kaum lesbian dan homoseks.
Fragment paraghraph diatas diambil dari hidayatullah
Waduh-waduh sejak kapan Islam memperbolehkan homoseksual dan lesbian? Kaum nabi Luth aja dibinasakan karena terjangkit 2 gejala ini. Lah ini kok tiba-tiba memberi informasi yang bisa mengakibatkan pembelokan ibadah umat Islam. Aduh aduh…kepriben toh nduk-nduk…
Ini tadi salah satu ajaran dan fatwa baru dari seorang ustadzah or dosen salah satu university di indo. Kalau kita ini tidak pintar-pintar menggali ilmu, menyaring informasi, dan menyebarkan ajaran yang benar….wah kita bisa memprediksi ….bakal banyak orang yang terbelokkan keimannannya.
Apalagi sekarang sudah banyak organisasi-organisasi Islam yang mengatasnamakan islam tapi la kok ajarannya nyeleneh.
Ya begitulah, ini tadi beberapa gambaran invasi pemikiran yang sudah dijalankan oleh para pembenci Islam. Semoga kita termasuk hamba-hambaNya yang selalu dalam perlindungannya, yang menjalankan ajaranNya, mengikuti jejak Rasulullah dan sunah-sunahNya…amien amien ya Rabbal alamin.
Jazakumullah