Selama ini aku selalu mengabaikanMu
Berpura-pura seakan kehadiranMu hanyalah semu belaka
Selama ini aku selalu meninggalkanmu
Berpura-pura seakan kamu bukanlah hal yang penting
Dengan sabar Engkau menungguku
Walaupun aku dengan cueknya selalu mengacuhkanMu
Dengan sabar Engkau menantiku
walaupun aku dengan cueknya mencari penggantiMu
Era pertama
Engkau siratkan isi hatiMu secara tidak langsung
Kutolak Engkau mentah-mentah
Aku masih ingin bebas!
Era kedua
Engkau sampaikan isi pikiranMu secara perlahan
Kuabaikan Engkau
Kubermain dengan yang lain
Era ketiga
Engkau perhatikan aku dengan seksama
Engkau jaga aku dari kejauhan
Engkau tunggu aku
Era keempat
Aku bertemu dia
Dia yang telah merusakku
Dia yang telah mengacaukan jalanku
Engkau dengan sabar mendengarkanKu
Mendengarkan kisahku
Kisah kehidupanku yang porak poranda
dan Engkau dengan sabar menenangkanku
Era kelima
Engkau sampaikan lagi isi hati dan pemikiranMu
Engkau sampaikan semuanya dengan jelas dan langsung
Engkau berikan aku penglihatanMu
Aku terhenyak
Aku trenyuh
Aku terduduk
Aku tersadar
Tak kusangka cintaMu begitu tulus
Tak kusangka perhatianMu begitu luas
Tak kusangka penantianMu tiada henti
Tak kusangka kesabaranMu begitu dalam
Maafkan aku
aku yang telah mengabaikanMu
aku yang telah mengacuhkanMu
aku yang telah membuatMu menunggu
Ajarilah aku
Tuk belajar mencintaiMu
Tuk belajar membalas cintaMu
Tuk belajar membalas perhatianMu
Ajarilah aku
Tuk membalas penantianMu
Tuk membalas pengertianMu
Tuk membalas kesabaranMu
Ajarilah aku
Tuk mencintaiMu
— Andys a.k.a Bourneaisyah —